MALANG – Pemerintah memberikan kemudahan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengakses pembiayaan perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu ketentuannya, pinjaman dengan plafon sampai Rp100 juta tidak dipersyaratkan agunan tambahan.
Ketentuan tersebut menjadi pedoman bagi bank penyalur KUR, termasuk BRI Batu Malang. Branch Office Head BRI Batu Malang, Isra M. Kosasih, memastikan aturan itu telah diterapkan dalam proses pembiayaan kepada nasabah.
Ia menegaskan, tidak diperbolehkan adanya permintaan, penerimaan, maupun penahanan jaminan tambahan untuk KUR dengan plafon maksimal Rp100 juta.
“Kami ketika menerapkan KUR sampai dengan Rp100 juta sudah melarang permintaan agunan. Tidak boleh meminta, tidak boleh menerima, dan tidak boleh menahan,” kata Isra.
Untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi, BRI secara berkala mengingatkan seluruh pegawai agar tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan tersebut.
“Kami sudah sangat sering mengingatkan kepada tim kami bahwa tidak boleh menerima, tidak boleh meminta, dan tidak boleh menahan agunan,” ungkapnya.
BRI juga melaksanakan audit secara berkala sebagai bagian dari pengawasan terhadap penyaluran KUR. Melalui pemeriksaan itu, pelaksanaan kebijakan dapat dievaluasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan aturan pemerintah.
Isra menjelaskan, apabila ditemukan agunan tambahan yang masih ditahan meskipun pembiayaan tidak mensyaratkan jaminan tersebut, pihak bank akan meminta agar agunan dikembalikan kepada nasabah.
Adapun aturan mengenai pembiayaan KUR tanpa agunan tambahan untuk plafon sampai Rp100 juta tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR.
Kebijakan ini memiliki tujuan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, khususnya usaha mikro dan kecil yang belum mempunyai aset untuk dijadikan jaminan tambahan.
Dengan kemudahan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh dukungan permodalan dari perbankan secara lebih terbuka, sehingga mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan produktivitas usahanya.






